Pages

Cari Blog Ini

9 Ciri - Ciri Orang Kaya

Apakah Kamu orang kaya alias miskin? Bagaimana tutorial mengukur diri Anda, masuk kategori orang kaya alias miskin? Gampang. Berikut ini merupakan indikasi-indikasi yang bisa membuktikan bahwa Kamu merupakan orang kaya. Apabila Kamu tak merasa mempunyai indikasi di bawah ini, berarti Kamu tetap nasib dalam taraf kemiskinan :

9 Ciri - Ciri Orang Kaya

1. ORANG KAYA BISA MEMBERI :

Seseorang bisa dikatakan kaya kalo telah bisa memberi. Mengapa? Logikanya gini : orang kaya hartanya telah terlalu tak sedikit dan dirinya tak jarang bimbang wajib taruh di mana.

Daripada mubazir, tercecer-cecer, rusak dimakan tikus, alias bahkan dicuri orang, mending berbagi saja pada orang yg membutuhkan. Kualitasnya tak persoalan. Mau kasih orang Rp 100 perak alias Rp 100 ribu.

Pokoknya siapapun yang bisa memberi, dirinya SUDAH PASTI ORANG KAYA.

2. ORANG KAYA TIDAK REWEL :

Kembalian dari toko tak lebih Rp 50 perak? Pelayan di restoran jorok? Pakaian pramusaji gak rapi? So what?

Pada dasarnya, ketika Kamu membeli sesuatu, berangkat ke restoran, ke hotel, alias ke mana pun, dan ada orang yang "melayani" Anda, logikanya orang itu punya posisi di bawah Kamu (namanya juga pelayan....) .

Jadi sangat tak wajar kalau kami menuntut orang yang melayani kami itu wajiblah orang yang sangat rapi, sangat sopan, cerdas, dan perfeksionis. Bayangkan pesuruh di rumah Kamu jauh lebih rapi, lebih sopan, dan lebih pintar daripada Anda. Gimana perasaan Anda? Bisa-bisa, kawan-kawan Kamu mengira Andalah pelayannya, bukan Tuannya.

Sebab itu, kalo pelayan yang melayani Kamu tak rapi, toko yang Kamu kunjungi lusuh, pegawai toko tak tersenyum pada Anda/jutek, alias pramusaji lupa/tidak lebih mengembalikan uang belanjaan Anda, Kamu lumayan tersenyum pada mereka. Gak apa-apa. Itu merupakan faktor wajar, sebab mereka ada untuk melayani Anda. Dan seorang pelayan tak wajib lebih baik daripada Anda.

3. ORANG KAYA TIDAK BERHITUNG :

Orang kaya tak sempat mikir soal hitung-hitungan. Kalo kawan yang minjam uang terlambat ngembaliin, ya udahlah. Toh cuman 1-2 hari alias 1-2 tahun. Ngapain diributin? Toh uang di rumah tetap ada kok.

Dan lagi kalo dirinya gak ngembaliin, ya ngapain wajib ngejar dirinya alias maksa bayar, sampe manggil tukang pukul buat ngancam-ngancam segala?

Justru orang kaya punya sikap yang berpasrah. Kalo yang minjam tak bisa mengembalikan, ya udah. Pasrahkan saja uangnya. Uang bukan faktor besar buat orang kaya. Justru hati yang besar. Itu yg paling penting. Orang berhati besar bisa terkesan dari sikapnya yang bisa berpasrah. Hanya orang kaya yang punya hati besar.

4. ORANG KAYA TIDAK MEMINTA-MINTA :

Orang kaya tak sempat minta-minta pada tetangga alias sodara-sodaranya. Mereka punya harga diri yang lumayan tinggi, dan rutin berusaha untuk mencukupkan dirinya sendiri.

Tidak ada kata sulit bagi orang kaya. Bisa makan Nasi dan garam saja telah menjadi kebanggaan sendiri.

Ya lho, itu makanan paling mewah yang sempat ada di dunia ini. Carilah orang-orang di dunia, dan tantang mereka untuk makan Nasi dan Garam saja. Siapa yg bersedia? Hanya orang-orang berhati emas yang sanggup bisa menikmati makanan semewah itu. Dan hanya orang-orang kayalah yang punya hati yang terbuat dari emas.

5. ORANG KAYA TIDAK IRI :

Mengapa wajib iri dengan tetanga yang punya mobil baru? Mengapa wajib dengki pula dengan kawan yang punya rumah mewah? Kami orang kaya kok. Kami punya semua yang mereka miliki, dan semuanya abadi.

Tidak butuh takut digusur setiap saat, tak butuh takut kebanjiran, tak butuh pusing mikirin gimana membayar cicilan dan pajaknya setiap bulan.

Dan yang pasti, tak butuh takut bakal dicuri alias dibobol orang. Semuanya aman dan ga pake ribet. Tak butuh membayar anggaran sewa Body-Guard seperti kawan-kawan dan tetangga Anda.

Coba pikir, dengan semua kekayaan yang kami miliki dan fasilitas serba "wah" seperti itu, tetap butuhkah Kamu iri pada tetangga dan kawan-kawan Anda?

6. ORANG KAYA TIDAK GAMPANG MARAH :

Orang ngomongin kita? Ngatain kita? Alias bahkan mencibir kita? Terus kenapa?
Anda merasa berpersoalan? Saya gak tuh. Sebab saya orang kaya. Mengapa? Lha, orang kaya itu punya wawasan yang luas.

Justru dengan wawasan luaslah kami bisa kaya seperti sekarang. Bukti kalo orang berwawasan luas merupakan dirinya bisa menerima segala hal, tergolong cibiran, omongan miring, dan gosip mengenai dirinya. Dirinya bakal menampung semuanya dan tak memendamnya. Dirinya tak bakal frontal membalas semua omongan miring itu. Ngapain ngehabisin tenaga dan waktu buat gituan? Orang kaya justru memusatkan pikirannya untuk mencari tutorial supaya bisa menjadi "lebih kaya".

Jadi, buat marah-marah, caci maki orang, alias ngatain orang. gak deh. Itu bukan gawean orang kaya.

7. ORANG KAYA PUNYA PRINSIP :

Orang kaya tahu wajib ke mana. Sebab itu dirinya gak gampang dipelintir, dibeli, alias disuap orang. Jalannya jelas, dan komitmennya kuat. Dirinya bakal menonton apa yang kurang baik dan yang baik dengan sangat transparan, tak ada istilah zona abu-abu.

Dia punya pertimbangan yang baik dan berani mengambil keputusan dan tanggung jawab dari keputusan yang diambilnya. Gak ada cerita melimpahkan tanggung jawab ke orang lain. Itu gak ada harga diri namanya. Orang kaya kok gak punya harga diri? Memalukan sekali !!!

8. ORANG KAYA MENGHARGAI ORANG LAIN :

Siapapun kawan dan lawan kita, di mata orang kaya, semuanya sama. Orang Kaya sangat bisa mengayomi dan berdialog dengan siapapun tanpa prasangka. Orang kaya itu gak picik.

Mereka bakal sangat antusias menemui lawan yang mengundang berjumpa dan berdamai. Mereka juga bakal sangat menghargai saran orang-orang, baik yang membangun apalagi yang menjatuhkan. Dirinya bahkan bakal dan merta memeluk orang-orang yang berempati maupun yang tak bersimpati padanya. Semua orang di matanya sama. Dirinya terbukti bukan Tuhan, dan pasti saja porsi persahabatan dengan kawan dan musuh juga dirinya bedakan.

Tetapi dalam kondisi apapun, ketika orang (baik musuh dan kawan sekalipun) membutuhkan dirinya, dirinya bakal rutin ada.

9. ORANG KAYA PUNYA TATA KRAMA :

Dalam tradisi orang Tionghua, orang itu bisa kaya kalo menghormati orang tua. Gak percaya? Tengoklah tradisi pemberian angpao. Kamu baru bisa bisa angpao dari orang tua kalo Kamu bersujud 3X dan menyodorkan air teh pada orang tua. Terus tak sedikit angpao, berarti terus kayalah Anda.

Sebab itu, orang Tionghua sangat menekankan sikap sopan pada orang tua. Tak perduli bagaimana kasarnya orang tua mereka, tetapi anak-anak rutin menjunjung orang yang lebih tua itu. Mereka bakal bersikap sopan, rutin membantu, dan bahkan rutin menghargai para tetua. Tanpa mengeluh. Tanpa dendam.

NOTE:

Jadi, apabila ingin menjadi kaya, tetap kaya, bahkan terus kaya, kuncinya hanya satu : hormatilah orang tua/orang yang dituakan. Perbuat dengan hati yang iklas. Tanpa menantikan waktu lama, hartamu bakal bertambah tak sedikit.

Begitulah kiranya ciri-ciri Orang Kaya yang sangatlah kaya sekaya-kayanya.Apabila Kamu telah meperbuat semua faktor tersebut, maka telah sangat jelas kalau Kamu merupakan orang kaya.

Tetapi, apabila Kamu tak meperbuat semuanya, tak perduli berapa besar hartamu di tabunganmu, dana investasi, alias reksadanamu, engkau hanyalah orang miskin yang paling hina di dunia ini.